Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Paranoia

Kath and El

I constantly question to my God, am i good or evil? It feels as though if it were possible, there are two of me living inside one body. Kathreen and Electra. And each day they war against each other, over every choice and opportunity that comes my way. All my soul wants is balance. And.. You know you're borderline when you have a fear of abandonment. And it hurts so bad when it causes people to walk out of your life.

Mi Alter Ego: Self Talk II

Intan: What did I do Jadi selama ini cuma jatuh ke lubang yang sama? Lagi? I've been downgraded, too. tapi, keputusan yang kamu pilih itu tepat. selamat, ya. kamu berhasil menyelamatkan diri, walaupun harus menunggu 7 bulan sejak bulan Juli. I'm proud of you. it's time to get up and move. jangan ngeliat ke spion terus, nanti tabrakan sama yang di depan. UPGRADE YOUR SELF!!!

Mi Alter Ego: She's Back

intan: where am i? electra: welcome back, bitch intan: what year is it? inji: 1 year later kathreen: after rebellion intan: what did you do?!! electra: I'm addicted to self destruction inji: i tried to stop her kathreen: we getting fat inji: she's been in love with wrong person inji: i tried to stop her kathreen: she's a rebel electra: shut the fuck up intan: why.. electra: you are not cool electra: you are weird as shit electra: geeks, ew electra: and because you are worthless bitch intan: stop it electra: everything's about You is U- electra: useless electra: UGLY electra: underrated intan: please, stop. electra: you can't kill me electra: because I'm part of you electra: accept your faith inji: enough. I'm tired!!! intan: semua ini gara-gara kamu, El! kamu gak bisa kontrol diri! intan: tahun kemarin saya suruh kamu keluar, tapi kamu gak mau intan: dan kamu lebih menuruti kesenangan kamu lalu mengusir saya? intan: makan tuh j...

Mi Alter Ego: Self Talk

Intan: Perhatian, semuanya. Intan: Semuanya, Perhatian. Intan: Malam ini, saya butuh kekompakan kalian. Intan: Kalian sungguh berarti banyak untuk kehidupan saya selama tiga tahun belakangan ini. Intan: Dengan kalian, saya bisa tau bagaimana rasanya 'dunia' di luar jendela. Intan: Dengan kalian pula, saya bisa tau bagaimana rasanya sibuk bermain bersama kalian seharian, di dunia kita ini. Intan: Namun seiring dengan berjalannya waktu dan bertambahnya usia. mengingat saya akan berkepala dua.. Intan: Maka, saya, si pemilik kepala, Intan: Dengan sangat senang hati, saya akan mengusir kalian dari medan pertempuran pikiran-pikiran yang harusnya kalian hanya ada di dalam tinta pena. Inji: Gak mungkin. El: Lo pasti bercanda, kan?!! Kath: What. Why. Intan: Saya serius dengan keputusan ini. Intan: Ini kepala saya. Intan: Saya berhak atas tempat tinggal saya, apakah akan dibuat nyaman atau dibuat berantakan. Semuanya saya yang atur. Intan: Kalian harus terima kenyataan, ...

Mi Alter Ego: saya bisa apa?

inji: udah ngerasa begini belom? pernah deg-degan gemeteran tapi geregetan trus gabisa escape rasa itu? el: lu nyembunyiin rahasia gede yah? inji: peka dong. gue mimpiin lo terus. el: rahasia apa lg yg lu sembunyiin? ya soalnya gue keingetan lu terus-terusan. inji: iya, sampe kebawa mimpi. intan: saya bisa apa? inji: ya kalo sama sama ngerasa mah.  sedih ya ngeliat lo pergi. el: pengennya sih lu disini terus. intan: ya kan udah sama-sama tau. nanti lagi aja lanjut ngobrolnya, besok besok lagi bisa kok. kath: crawling back to you el: pernah mikir ngasih tau ke gue gak sih yaaa walopun dikit. gue sih pengennya gitu. inji: ya paling gue begini soalnya obsessed sama lo dan lupa ke yang lainnya. el: nah gue mikirnya kayak gitu. inji: emang lu berani? el: gue cuman pengen tau, lu masih buka kesempatan apa kaga? lu nutupnya kapan? intan: kalem. maaf kalo motong, tapi tiba-tiba saya ingin memberinya kecupan, sebelum saya pergi. inji: gue ga nyangka kalo lo sepikiran sama...

Mi Alter Ego: Concrete

El: ye kan gua bilang juga apa Inji: apa sih El: ya begini Inji: apa? El: gak cocok kan lu punya pacar hahaha mampus depresi depresi lu Inji: ya Intan: sudah sudah. bagaimanapun, dia adalah ksatria yang menyelamatkan kita. El: ini peringatan pertama gw ya. Inji: gua pikir dia orangnya cuek. El: ya sama. Inji: tapi ujungnya bikin mewek juga ya. Intan: tinggal bilang akurapopo aja gitu udah, selesai.

Mi Alter Ego: Hi-Men

El: Gue suka!!! Inji: Gue juga. Intan: apalagi Gua. Kath: Guys calm yourself. I'm enjoying this new sensation. El: gak bisa. Kita lagi seneng. Please yah gak usah ganggu kesenengan kita. Intan: Iya iya kita tau kalo kita ini berisik, sorry. El: ngapain Lo minta maaf, dia gak bisa ngebaur. Beda lah kasta kita sama kasta mereka. Inji: eh woles dong El: gausah sok sok ngebelain dia deh. Lo tau sendiri kan dia gimana. Kita semua tau. Gua kasi tau ya. Gak usah munafik, gak usah ngebohongin diri, nyesel ntar! Inji: Gue oke oke aja. Gue juga gak nyesel. Gue juga gak keberatan. El: yakan, sekarang. Nanti kali nyesel dan keberatannya. Intan: kalo gak pernah? El: pasti ksatria berarti banget ya buat Lo. Intan: hahaha pake pura pura innocent dan gak tau. Inji: rahasia umum kan, dia penyelamat. Intan: bagai malaikat. El: L E B A Y Inji: eh asal lu inget ya, lu ada karena dia juga. Jangan pura pura lupa. El: sotoy Intan: berisik ih. Inji: ciye Rooney jadi kapten. El: ini la...

Mi Alter Ego: 19 Mei 2014

inji: kath kath: yea? inji: gue skak mat. kath: so? inji: what should i do next? el: yaelah so inggris bet lu. inji: sampe kapan ada di lingkaran setan yang gak ada abis2nya intan: persis kayak android yang overloop el: yaelah tinggal bilang aja kalo lo gak suka inji: ribet emang kalian ini kath: move on. inji&el: HELL NO intan: kenapa, nanti gak bisa ngerasain baunya lagi? inji&el: HELL FUCKING NO intan: apa cuma gara-gara sepatu vans? inji: ... intan: gundam? utang? airsoft gun? el: gak. kath: then whaaaat and why you so obsessed with those evil man inji: little bastard reason called love.

Mi Alter Ego: Homesick

inji : njir, gua kemana aja dah, temen-temen kost pada nangis kangenin rumah sementara gua diem aja. sebulan kemudian baru ngerasain hal yang sama. apaan dah el : kapan sih lu kaga lemot inji : anjing wakakak. tapi seriusan, kangen rumah cerbon, inji: ini homesick? ntan : bukan sekedar homesick. kath : kayaknya bukan homesick, el : lo butuh terapi deh kayaknya, yang di sono, di malang payah, dokternya jutek. inji : HAHAHA iya yang itu ya kumisnya kayak ulet bulu kath : jangan makan pedes lagi, inji : biarin dih suka-suka ntan : mau mati? inji : bentar lagi kan? el : JANGAN DONGGG GUE BELUM NEMU ORANG KRIBO CREAMBATH :( inji : ya kalo udah vonis? inji : bentar lagi.

Mi alter ego: 16 oct 2013

Inji: waa goblok jempol gue ketancep beling pecahan botol tjampolay Electra: wakakak inji alay Inji: diem lo beruang kutub Electra: babi air Intan : kutu kuda kalian semua diam Inji : cih, pemborosan kata Kathreen : seems wrong, it fell out from the bottom :/ 

Mi alter ego: 12 okt

inji: Lagi apa sih sebenernya, kebayang gak jam setengah dua malem ada telefon gak penting, luntang lantung di kasur sampe jam 3 trus bikin soup telur itu udah kayak nyandu, sambil makan sambil nonton anime yang gak kelar kelar. Serem engga sih gratak grutuk di dini hari gini... Electra: sepagi pas bangun badan panas, kayak udah ada pertanda, anak kost ngira gue mati. Kathreen: as far as i know, i loved you this much in weird way. Oh, chubby cheeks ♥ Intan: ngerti sih, kalo yang namanya pocari sweat itu mengandung anion dan kation katanya, tapi ya jangan jadiin itu obat mujarab juga sih. Kenapa langit malang kalo sore gitu mendung? Kamu gak tau ya kalo malang itu dikelilingi gunung, makanya hawa nya dingin juga suka mendung mendung php. Yakali ya ada alesannya gitu, yang jelas sih lagi kangen jidaaat!! (//∇//) Inji kepada El: ada yah manusia yang hidupnya asik dijadiin boneka tali rafia saking gak ada bagus bagusnya. Ehiyaaa, stop bullying lu gimana sih XD El kepada inji: kasian s...

Paranoia #4: El dan Deja vú

"Tolong." Desah suara yang tidak asing di telinga Inji menggema sampai ujung lorong asrama perempuan. Ah, cewek fanatik teori kucing schrödinger itu berulah lagi. Dugaannya salah, suara itu berasal dari otaknya sendiri. -time wrap- Inji terdiam, dia samasekali tak mengenali tempat ini. Dan dihadapannya sudah ada pemilik dirinya. "Deras juga hujannya. Beruntung kita sudah berteduh di kafe ini," kata Electra sembari mengaduk tehnya yang baru diberi susu. "Halo. Kita bertemu lagi." "Rasanya ada yang berbeda dari dirimu. Matamu, ya matamu kenapa, Nji?" Lanjutnya. Inji menggeleng pelan. "Sudahlah, mengaku saja. Kau sudah tidak tidur berapa hari?" "Lima." Mereka tertawa. "El, aku sungguh berhutang padamu. Kemarin malam itu..." "Tak perlu dibahas, aku sudah tau itu. Kau hanya perlu istirahat sekarang." [System database turned off] "Maafkan aku, Nji. Demi kebaikanmu." "Malam itu meman...

Paranoia #5: El dan Deja vú

"Tolong." Desah suara yang tidak asing di telinga Inji menggema sampai ujung lorong asrama perempuan. Ah, cewek fanatik teori kucing schrödinger itu berulah lagi. Dugaannya salah, suara itu berasal dari otaknya sendiri. -time wrap- Inji terdiam, dia samasekali tak mengenali tempat ini. Dan dihadapannya sudah ada pemilik dirinya. "Deras juga hujannya. Beruntung kita sudah berteduh di kafe ini," kata Electra sembari mengaduk tehnya yang baru diberi susu. "Halo. Kita bertemu lagi." "Rasanya ada yang berbeda dari dirimu. Matamu, ya matamu kenapa, Nji?" Lanjutnya. Inji menggeleng pelan. "Sudahlah, mengaku saja. Kau sudah tidak tidur berapa hari?" "Lima." Mereka tertawa. "El, aku sungguh berhutang padamu. Kemarin malam itu..." "Tak perlu dibahas, aku sudah tau itu. Kau hanya perlu istirahat sekarang." [System database turned off] "Maafkan aku, Nji. Demi kebaikanmu." "Malam itu meman...

Selamat Pagi :)

Sajakku, sajakmu Karya kita Dimana padang pasir bertiup debu, hujan angin baju basah, panas terik keringatan Senyum. Ya, kamu senyum Gelitik tingkah lakumu membuatku lepas pegal linu Dari seharian duduk diam memperhatikan Makhluk-makhluk listrik bermata matematika begitu dipukul rusak Berlarian aku keliling samudera Tidak mungkin. Sepatu ini sudah sobek, 3 tahun dia mau terinjak Pengap ruangan ini berisi asap sisa-sisa napas kering Terengah-engah Dikejar-kejar orang hitam berkulit putih pucat Alamak Sedaritadi cuma makan buah tidur Buang waktu, si fajar sudah bangun. - Sebuah catatan random yang kubuat ketika halusinaai merajai di sebuah kelas.

Paranoia #3

Di suatu sore bersama secangkir teh tawar anyep , Inji bercerita: "...Semesta, begitu aku menyebut namaNya. Panggilan sayang untuk suatu energi atau dzat yang maha dahsyat. KupanggilNya 'Semesta', kau ingat pelajaran Matematika mengenai diagram lingkaran? Seperti itulah. Penguasa seluruh alam. Semesta-lah yang memiliki isi diagram-diagram tersebut," ucapnya meracau. -

Paranoia #2

Di bawah naungan hujan dan KFC Krushers, aku kembali bercerita... Makhluk kecil. Makhluk besar. Makhluk bertahta. Makhluk hina. Makhluk tidak ber tanduk. Makhluk tidak berekor. Sekecil apapun ukurannya. Sebesar apapun tekadnya. Sekaya apapun orangnya. Mereka berebut kekuasaan. Serupa dengan sandiwara binatang. Kaum minoritas, Tetap tertindas. Meskipun keadilan ditulis bermaterai, Percuma. Cirebon, 17 Januari 2013. Published with Blogger-droid v2.0.6

Paranoia #01

Dipertemukan dengan kalkulus rasanya seperti melihat bom waktu atau microwave. Bahkan lebih mirip seperti memegang batang bunga euphorbia. Sakit. Tapi teradiksi. Mendadak, kilatan putih menari-nari di hadapannya. Listrik yang berbentuk gumpalan rambut bercabang menari di atas kepalanya. Petir, begitu manusia menyebutnya. Inji begitu gundah, diiringi irama tubuh kerajaan awan, suara hujan mengantarnya ke dimensi lain. Dimana dimensi tersebut Ia dapat melihat tarian petir itu makin progresif. Sekali lagi, Inji mengalami halusinasi. Angka-angka di dalam modul matematikanya bergerak, berpindah keluar dari halaman buku. Awalnya mereka ramai berkerumun, kemudian membentuk barisan dan kembali lagi ke tempat masing-masing sambil menyanyikan lagu berbahasa Rusia. Mereka pikir, ini adalah medan perang. Mungkin ada benarnya. Mereka berusaha memberitahuku. Ini perang, pikirnya dalam-dalam kemudian teringat kuis dosennya yang diadakan esok pagi. "Terima kasih, kartesius." bisiknya ge...