Langsung ke konten utama

Selamat Pagi :)

Sajakku, sajakmu
Karya kita
Dimana padang pasir bertiup debu, hujan angin baju basah, panas terik keringatan
Senyum. Ya, kamu senyum
Gelitik tingkah lakumu membuatku lepas pegal linu
Dari seharian duduk diam memperhatikan
Makhluk-makhluk listrik bermata matematika begitu dipukul rusak
Berlarian aku keliling samudera
Tidak mungkin.
Sepatu ini sudah sobek, 3 tahun dia mau terinjak
Pengap ruangan ini berisi asap sisa-sisa napas kering
Terengah-engah
Dikejar-kejar orang hitam berkulit putih pucat
Alamak
Sedaritadi cuma makan buah tidur
Buang waktu, si fajar sudah bangun.

-

Sebuah catatan random yang kubuat ketika halusinaai merajai di sebuah kelas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Paranoia #01

Dipertemukan dengan kalkulus rasanya seperti melihat bom waktu atau microwave. Bahkan lebih mirip seperti memegang batang bunga euphorbia. Sakit. Tapi teradiksi. Mendadak, kilatan putih menari-nari di hadapannya. Listrik yang berbentuk gumpalan rambut bercabang menari di atas kepalanya. Petir, begitu manusia menyebutnya. Inji begitu gundah, diiringi irama tubuh kerajaan awan, suara hujan mengantarnya ke dimensi lain. Dimana dimensi tersebut Ia dapat melihat tarian petir itu makin progresif. Sekali lagi, Inji mengalami halusinasi. Angka-angka di dalam modul matematikanya bergerak, berpindah keluar dari halaman buku. Awalnya mereka ramai berkerumun, kemudian membentuk barisan dan kembali lagi ke tempat masing-masing sambil menyanyikan lagu berbahasa Rusia. Mereka pikir, ini adalah medan perang. Mungkin ada benarnya. Mereka berusaha memberitahuku. Ini perang, pikirnya dalam-dalam kemudian teringat kuis dosennya yang diadakan esok pagi. "Terima kasih, kartesius." bisiknya ge...

Hide With Me

Tuhan. Aku bersyukur atas pilihan jalanMu. Aku banyak berucap terimakasih atas rasa sakit dan kecewa yang Kau berikan awal tahun. Semoga rasa sakitku dan kerugianku di masa lampau digantikan oleh rizki dan karuniaMu. Aamiin. Dari Intan, Kathreen, Inji dan Electra.

where are they going?

MISSING: WHOLE FAMILY