Langsung ke konten utama

Mi Alter Ego: 30 10 2013

udah 2013 masih jaman cerita siti nurbaya? iya pantas kalau pola pikirnya tidak madani. cinta masih dijadikan ajang bisnis, anak dipaksa untuk memilih pilihan yang bahkan pilihan tersebut tidah pernah ada dalam fantasi merah muda nya. kita bisa merencanakan menikah dengan siapa, tapi kita tidak bisa merencanakan akan jatuh cinta kepada siapa.

inji: yakali gue dijadiin barang dagangan trus mau dibarter,
electra: lo gak lebih kayak kucing Ragdoll yang dicekokin penambah gairah seksual mau dikawin paksa sama kucing Tabby.
intan&kath: NJING =))

-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Paranoia #01

Dipertemukan dengan kalkulus rasanya seperti melihat bom waktu atau microwave. Bahkan lebih mirip seperti memegang batang bunga euphorbia. Sakit. Tapi teradiksi. Mendadak, kilatan putih menari-nari di hadapannya. Listrik yang berbentuk gumpalan rambut bercabang menari di atas kepalanya. Petir, begitu manusia menyebutnya. Inji begitu gundah, diiringi irama tubuh kerajaan awan, suara hujan mengantarnya ke dimensi lain. Dimana dimensi tersebut Ia dapat melihat tarian petir itu makin progresif. Sekali lagi, Inji mengalami halusinasi. Angka-angka di dalam modul matematikanya bergerak, berpindah keluar dari halaman buku. Awalnya mereka ramai berkerumun, kemudian membentuk barisan dan kembali lagi ke tempat masing-masing sambil menyanyikan lagu berbahasa Rusia. Mereka pikir, ini adalah medan perang. Mungkin ada benarnya. Mereka berusaha memberitahuku. Ini perang, pikirnya dalam-dalam kemudian teringat kuis dosennya yang diadakan esok pagi. "Terima kasih, kartesius." bisiknya ge...

Hide With Me

Tuhan. Aku bersyukur atas pilihan jalanMu. Aku banyak berucap terimakasih atas rasa sakit dan kecewa yang Kau berikan awal tahun. Semoga rasa sakitku dan kerugianku di masa lampau digantikan oleh rizki dan karuniaMu. Aamiin. Dari Intan, Kathreen, Inji dan Electra.

where are they going?

MISSING: WHOLE FAMILY